Jakarta
--- Guru sebagai tenaga pendidik profesional tidak cukup hanya
menguasai ilmu yang diajarkannya, melainkan juga dituntut memahami
kondisi peserta didik yang dihadapinya. Karena itulah diperlukan guru
yang inspiratif dan kreatif, yang mampu mendidik, memberi teladan yang
baik, dan bisa memahami kondisi kejiwaan peserta didik. Guru yg kreatif
dan inspiratif harus mampu memberikan layanan pendidikan kepada peserta
didik dengan berbagai latar belakang yang berbeda (fisik, intelektual,
sosial-emosional).
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya
Manusia Pendidikan dan Kebudayaan, dan Penjaminan Mutu Pendidikan
(BPSDMPK-PMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Syawal
Gultom mengatakan, guru inspiratif dan kreatif semakin dibutuhkan dalam
implementasi Kurikulum 2013.
"Guru yang kreatif dan inspiratif
harus mampu memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik dengan
berbagai latar belakang yang berbeda, seperti fisik, intelektual,
sosial-emosional. Ketika kita memperhatikan peserta didik di kelas
dengan latar belakang usia hampir sama, akan memperlihatkan penampilan,
kemampuan, temperamen, minat yang beragam terhadap suatu pelajaran,"
ujarnya dalam konferensi pers Peringatan Hari Guru Nasional 2013, di
Hotel Mega Anggrek, Jakarta, Jumat (22/11).
Guru kreatif dan
inspiratif juga dinilai sebagai guru yang profesional, di mana selalu
menegakkan kode etik di dalam melaksanakan tugasnya sebagai seorang guru
yang profesional.
"Guru senantiasa memiliki kejujuran
profesional dalam menerapkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan anak
didik masing-masing dan guru mengadakan komunikasi terutama dalam
memperoleh informasi tentang anak didik, tetapi menghindarkan diri dari
segala bentuk penyalahgunaan, serta guru menciptakan suasana kehidupan
sekolah dan memelihara hubungan dengan orangtua murid sebaik-baiknya
bagi kepentingan anak didik," ucapnya.
Guru inspiratif dan
kreatif merupakan kunci sukses dalam implementasi Kurikulum 2013, yang
selalu mengedepankan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan
peserta didik dan lingkungannya. Diharapkan, dengan kehadiran guru
inspiratif dan kreatif dalam Kurikulum 2013, dapat menghasilkan peserta
didik yang memiliki kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis dan
kreatif, dan mampu menghadapi tantangan global. (DM)

0 komentar: